SAY NO TO BONSAI…!!!
Agustus 20th, 2008
Gw tau! Banyak yg nganggap ini terlalu berlebihan+terlalu khayal+terlalu naif+terlalu klise seperti slogan pemerintah “say no to drugs”. Gw juga tau, banyak yg mikir ini cuma kampanye panas – panasan seperti kampanye partai yg selalu menawarkan kemakmuran tapi ketika rakyat menagihnya barisan polisi akan tampak bekeringat gairah menghadang di gerbang departemen moral. Tapi senaif apapun ato sekhayal apapun, masalah ini tetap masalah yg g bisa dibiarkan gitu aja. Gw lagi ngomongin masalah tempat lw berdiri sehari-hari, tempat lw buang gumpalan sampah dari tubuh lw, yg disebut bagian dari metabolisme, tempat lw mengubur seseorang yg pernah bernafas, tempat semua material yg lw dapat hingga hari ini berasal. Yap! Gw lagi ngomongin lingkungan. Dimana lingkungan yg menjadi wadah bagi perkembangan kita, yg menampung pasrah semua tapak masalah yg kita tinggalin.
Smua tau dunia kita dalam keadaaan g baik-baik saja. TV dan koran udah mengulangnya berjuta kali. Alam semakin sekarat dan mulai mandul. G perlu lagi membicarakan berapa banyak pemusnahan hutan secara legal maupun ilegal, mengenai pembuangan limbah, pengerusakan habitat alami, penghancuran ekosistem secara membabi-buta, pergeseran rantai makanan secara ekstrim, terlalu sulit untuk dijelaskan satu persatu, yg semuanya mempunyai muara yg sama yaitu deretan bencana.
Tapi ketika semua menyadari akan tindakan yg harus dilakukan dalam rangka misi mulia penyelamatan lingkungan dan penyelamatan dari bencana, ada satu hal yg tertinggal dan g disadari. Ketika teman-teman dari walhi, greenpeace, wwf, atau apapun namanya sedang berusaha menyerukan dan mendorong untuk melakukan penanaman pohon, pemeliharaan hutan, program moratorium, perombakan struktural perundang-undangan perlindungan hutan, kita justru melupakan satu hal!! Yaitu tindakan yg g kalah egoisnya dengan gerombolan brutus pembawa truk dan gergaji mesin di hutan-hutan, yaitu pembuat bonsai!! Mengapa bonsai jadi masalah? Karena mereka yg mengklaim, bonsai adalah usaha menyelamatkan pemukiman dengan dampak menyegaran udara dan memperindah pemukiman, adalah salah+klise+naif+khayal!!! Bukankah tindakan pengeksploitasian mahluk hidup dengan mengabaikan dampaknya adalah egois?! Pohon sangat penting bagi mahluk hidup. Apakah kita masih bisa hidup dengan kondisi pohon-pohon yg penting bagi kehidupan menjadi serba “mungil”?! Ato ketika kadar udara bersih semakin berkurang karena ribuan pabrik dan limbah kendaraan yg semakin menggila tiap harinya dan kita memperburuk dengan mengecilkan pohon-pohon?! Di saat kita sedang berusaha mati-matian mengkampanyekan penyelamatan lingkungan, kita “malah ditikam dari belakang”!!! Masi nganggap isu ini terlalu berlebihan?! Bukankah merekayasa tumbuhan secara egois udah merupakan tindakan yg terlalu berlebihan?! Para ahli berpendapat bumi akan semakin bermasalah karena banyaknya ketidakseimbangan di alam dan kita masi berusaha merebut kehidupan pihak lain dengan mengkerdilkan pohon?!
*cheers_up*